Seringkali kita sedang melakukan kegiatan di malam hari, namun mendadak listriknya “mak pet….” atau mati listrik. Seringkali kita terpaksa meraba-raba dalam gelap untuk mencari lilin. Nah, pas lilinnya sudah ketemu, koreknya mannaaa…?
- Gunakan benda2 yang mengandung fosfor sebagai penanda lilin/korek. Benda2 yang mengandung fosfor dapat menyimpan cahaya saat mereka terkena cahaya, sehingga dapat “memancarkan cahaya” saat kondisi gelap gulita.
Benda ber-fosfor seperti: mainan anak yang biasanya ditempelkan berbentuk bintang/bulan/binatang, tasbih, jam tangan (biasanya merk2 terkenal yang automatic)
- Biasakan menyimpan lilin, korek, senter pada tempat yang sama setiap saat, sehingga jika suatu saat dibutuhkan sudah tidak perlu lagi mencari kemana-mana.
- dengan bantuan sedikit rangkaian elektronik, gunakan rangkaian “lilin elektronik” yang memliki sensor kegelapan (LDR/fototransistor) dan lampu (biasanya LED putih). Cara kerjanya adalah saat cahaya terang, LDR berfungsi sebagai saklar yang akan mematikan lampu LED, sedangkan dalam keadaan gelap, LDR akan mengaktifkan lampu LED, sehingga keadaan yang gelap gulita dapat sedikit teratasi, setidaknya untuk mengambil lilin/theplok.
Rangkaian elektroniknya salah satunya yang paling sederhana seperti ini: - gunakan generator listrik otomatis
Tips:
- tempatkan di tempat2 yang mudah terjangkau atau tempat penting lain, seperti di kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi
- jika menggunakan rangkaian elektronik, selalu periksa kesiapan baterai, dapat dengan menggunakan voltmeter atau dengan menguji alat dengan menutup LDR agar rangkaian lampu menyala.


hmmm…
Biasakan menyimpan lilin, korek, senter pada tempat yang sama setiap saat, sehingga jika suatu saat dibutuhkan sudah tidak perlu lagi mencari kemana-mana.
begitu yaa…?
apakah sudah? hehehe
piss ahh